//
you're reading...
Uncategorized

Empat temperamen manusia

Tidak seorangpun hanya memiliki satu tipe temperamen saja (misalnya, 100% Melankolis). Tiap orang memiliki setidaknya perpaduan dua temperamen yang menonjol (misalnya: Kholeris-melankolis, Sanguinis-Choleris, dan lain-lain). Setiap temperamen punya sisi positif (kekuatan) dan sisi negatif (kelemahan) seperti yang terlihat pada bagan di bawah ini.

1. Tipe sanguin– tipe yang meluap-luap

(Darah – Hidup)

Sanguinis adalah tipe orang pembicara
(periang, hampir tak pernah kelihatan susah namun pelupa
dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain)
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya?
Ini susahnya.
Orang Sanguin ini orangnya gampangan.
Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara
yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away).
Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka
dia bisa-bisa tidak ingat waktu.
Sayangnya, sang Sanguin ini terkesan bertele-tele karena
ingin selalu mencari celah-
celah pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan.
Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan bahkan
kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya.
Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap
remeh apapun yang dilakukannya.
Sikapnya cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian
maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol,
entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik
perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik.
Si sanguin ini ibarat seorang anak yang terkurung
dalam tubuh orang dewasa.
Memiliki pribadi yang hangat, bersemangat dan menikmati hidup.
Sifat cerianya membuat ia mudah menularkan semangat
kepada orang lain lewat kata-katanya yang riang.
Ia tidak pernah kekurangan sahabat, karena mampu
merasakan suka dan duka orang yang ditemuinya.
Ia ramah dan suka berbicara. Petrus diduga ber-temparemen
sangunis.
Ia lebih banyak bicara ketimbang para murid lainnya dan
mampu mencipta kan suasana,namun tidak disiplin,
labil, dan egosentris.

Orang sanguin beda dengan kolerik. Ia mampu membuat suasana menjadi hangat. Ia terkesan tidak memikirkan hari esok. Hari ini adalah hari yang berbahagia, hari esok lain urusannya. Ia begitu ramah dengan semua orang, simpatik, lemah lembut dan punya perhatian yang besar terhadap orang lain. Makanya ia sangat disenangi orang, apalagi ia termasuk orang yang tidak pernah kehabisan kata-kata, ia bisa memukau orang banyak dengan cerita-ceritanya yang menarik. Ia manusia yang tak pernah bosan dengan hidup ini.

Sayangnya, orang sanguin memiliki emosi yang tidak stabil. Ia bisa jatuh cinta dengan seorang hari ini, kemudian dengan seorang lagi pada hari yang lain. Pendiriannya tidak tegas, dan karena itu ia tidak segan-segan untuk berbohong. Karena senang dengan memukau orang, sampai-sampai sebuah fakta dilebih-lebihkan. Pintar membuat sensasi. Kalau orang sanguin melihat sepeda bertabrakan dengan sepeda, ia akan menceritakannya seakan-akan pesawat bertabrakan dengan pesawat. Sifat kekanak-kanakannya sangat menonjol, dan suka mendominasi percakapan.

Kelemahan lain yang dimiliki orang sanguin adalah tidak disiplin. Terlalu banyak waktu yang dibuangnya, sehingga banyak pekerjaan yang tidak selesai. Tidak teroganisir, karena ia mudah beralih perhatian kepada hal-hal yang tidak menjadi prioritas. Ia tidak terdesak dengan target waktu. Makanya kalau orang sanguin sering datang terlambat, kita tidak usah heran. Ia bisa memasuki sebuah pertemuan rapat dalam keadaan tenang tanpa merasa “berdosa”.

Punya banyak teman dan sangat menonjol di lingkungannya. Dalam menyelesaikan suatu pekerjaan tak pernah tuntas karena tipe sanguine lebih senang bermain. Cirinya adalah cenderung gembira, ceria dan mudah akrab dengan orang lain, easy going, pandai bercerita, tak mudah marah maupun sedih, dan memiliki sifat-sifat positif lainnya. Negatifnya, dia tak bisa membedakan situasi, sehingga ia terlihat sebagai sosok yang tak bisa diajak serius.

Anak tipe ini bisa dikatakan banyak cerita dan ingin diperhatikan. Kadang yang diceritakan terlalu dilebih-lebihkan karena tujuannya untuk menarik perhatian orang lain. Nah, hendaknya orang tua bersikap sebagai seorang pendengar yang baik dan mengarahkan anaknya agar tidak sampai terbawa khayalan atau berbohong. Misalnya, “Wah, tadi aku lihat Keke jatuh sampai berdarah-darah.” Orang tua mungkin bisa memintanya menjelaskan lebih detail, “Bagian mananya yang berdarah?” Hindari reaksi, “Oh ya, bagaimana bisa Keke sampai banjir darah?” Jika terlalu direspons seperti itu anak akan melebih-lebihkan lagi ceritanya. Jika tidak diarahkan, kelak anak akan sulit membedakan mana yang kenyataan dan mana yang hanya khayalan/pikirannya saja.

Dalam study biasanya bukan siswa yang baik, cepat gelisah dan tidak disiplin. Sebenarnya mereka punya potensi yang luar biasa namun jadi sia-sia karena kurang disiplin. Temen kita yang satu ini nih nggak bisa konsentrasi dalam waktu jangka panjang. Segala sesuatu yang dilakukan bersifat spontan. Orangnya nggak pendendam, pribadinya yang hangat, meluap-luap, bersemangat dan bersifat menikmati. Karena memiliki sifat yang mudah menerima, pribadinya jadi begitu ramah sehingga ia biasanya dianggap super ekstrovert. Ia nggak bakalan kekurangan sahabat. Gayanya yang gaduh, bersuara keras, ramah, membuatnya tampak percaya diri lebih dari pada yang sebenarnya. Tapi ada tapinya juga nih, minesnya dia tuh kurang disiplin, juga punya emosi yang nggak stabil, nggak produktif, kadang suka ngebesarin masalah. Jangan kaget kalo ketemu orang yang kayak gini. Belajar aja buat nerima dia apa adanya. Orangnya banyak ngomong sampe-sampe nggak punya rahasia yang disimpan.
Nah, temen-temen udah tau dong karakteristik apa aja yang terdapat di dalam pergaulan So, no body’s perfect!! Tinggal gimana aja kamu mau belajar dan beradaptasi buat ngertiin temperamen orang yang beda-beda. Key, keep up the good work guys!!

Orang-orang sangguin adalah orang yang disukai pada umumnya karena mereka bersifat sangat terbuka (ekstrovert), hangat, ramah, senang berjabat tangan, dan periang.
Kebiasaan ini pada dasarnya berasal dari kasihnya yang murni terhadap orang lain. Mereka selalu tampak bahagia, tertawa keras dan mendominasi setiap pembicaraan. Sifat hati mereka yang lembut dan berbelaskasihan membuat mereka menjadi dermawan-dermawan yang penuh belas kasihan, penuh perhatian terhadap keadaan disekitarnya dan juga terhadap perasaan atau keadaan pikiran orang lain. Mereka tidak sampai hati mengecewakan orang lain tetapi mereka suka melayani dan menyenangkan orang lain.
Disamping kekuatan-kekuatan yang mereka miliki, mereka juga memiliki kelemahan-kelemahan, seperti:memiliki kemauan yang lemah atau tidak mantap, meledak-ledak dan tidak tenang. Lemahnya kemauan mereka membuat mereka sulit memberikan tanggapan yang tepat jika keadaan sedang gawat, sulit mencapai tingkat keberhasilan yang diharapkan, dan jika berada dibawah tekanan tanpa berpikir panjang ia akan langsung memilih untuk berbohong daripada dipermalukan.
Sebagai orang yang emosional si sangguin adalah orang-orang yang paling cepat menyesali perbuatan-perbuatan salah mereka. Penyesalannya selalu disertai dengan tangisan yang mengharukan. Mereka sangat terampil di dalam mengungkapkan perasaan mereka. Tetapi sekalipun mereka telah menyatakan penyesalan yang sungguh-sungguh, apabila kemudian mereka menghadapi masalah yang sama, mereka akan mengulangi lagi kesalahan yang sama dan begitu menerima akibat dari perbuatannya, mereka akan langsung menyesal lagi. Oleh karena itu, apabila Roh Kudus tidak memperkuat kemauan mereka yang lemah, mereka adalah orang-orang yang tidak bisa dipercaya, dan yang lebih buruk lagi, mereka tidak dapat mempercayai diri mereka sendiri. Mereka selalu bersungguh-sungguh saat membuat janji tetapi jarang dapat menepati janjinya.
Si sangguin juga terkenal dengan sifatnya yang tidak pernah bisa diam, tetapi selalu berbicara di setiap kesempatan di mana seharusnya mereka berdiam diri sehingga mereka sering berbicara kurang bijaksana. Bagi mereka berbicara adalah satu hal yang mudah, mereka selalu mempunyai topik pembicaraan dan sangat terampil membuat setiap pembicaraan menjadi terdengar menarik. Orang sangguin yang dipenuhi Roh Kudus, apabila menjadi Romo/Suster/pewarta akan menjadi Romo/Suster/pewarta yang memiliki pengaruh yang luar biasa seperti Petrus.
Bertentangan dengan sifat sok beraninya, seorang sangguin pada umumnya adalah seorang yang cukup penakut. Ia akan melakukan sesuatu tanpa memikirkan tujuan dari apa yang dilakukannya. Ia hanya sekedar berpuas diri dengan sedikit kesenangan sebab ia bisa melakukan suatu kegiatan. Bagitu ia menyadari akibat dari apa yang sedang dilakukannya, ia akan menjadi takut dan ragu.
Seorang sangguin juga terkenal sebagai orang yang berhati panas, terlalu spontan, mudah dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, melakukan sesuatu menurut dorongan hati, sehingga ia sering meninggalkan pekerjaannya sebelum selesai untuk melakukan sesuatu yang lebih menarik. Ia bukan pemalas hanya saja perhatiannya terhadap satu masalah hanya sebentar. Orang-orang sangguin tidak perlu berputus asa dengan kelemahan-kelemahannya. Bekerja samalah dengan Roh Kudus dan berikan kesempatan kepada kuasaNYA untuk menguatkan kelemahan-kelemahan yang ada.
Petrus adalah seorang murid Tuhan Yesus Kristus yang memiliki temperamen sangguin yang kuat. Sifat-sifat seorang sangguin yang belum dipenuhi Roh Kudus dan sifat-sifat sangguin yang telah dipenuhi Roh Kudus dengan jelas dapat dilihat dalam kehidupan Petrus. Petrus yang tidak dipenuhi Roh Kudus adalah Petrus yang berubah-ubah, tidak bijaksana (Luk 22:33-62), penakut (Mat 14:30), sombong (Mat 26:31-33), namun Petrus yang dipenuhi oleh Roh Kudus adalah Petrus yang tidak berubah-ubah, berani, bijaksana (Kis 3,4,5), rendah hati (Kis 9:36-42).

Tipe sanguin, orang periang. Cocok bekerja di dunia hiburan. Tugas kantoran dia tak senang. Karena mengolah banyak pikiran. Bagi yang bekerja di dunia hiburan Iman di hati harus kuat. Gunakan akal serta pikiran Supaya keluarga tidak kiamat
2. Tipe melankolik– tipe patah hati(Cairan empedu hitam – Murung)

melankolis merupakan tipe orang pemikir

(serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah tindakan

masak-masak sebelum melakukannya)

Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis.
Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak
melankolik akan memilih cara terbaik (best way),
bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan
mengikuti manual itu 100 % benar.
Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal
 yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya.
Kalau ada yang melenceng sedikit dari kemauannya maka
dia akan murung dan muram sepanjang hari.
Orang Melankolik ini cepat sekali tersentuh perasaannya.
Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu selalu rapi
dan charming.
Orang melankolis sangat sensitif dan perfeksionis.
Ia suka merenung, menganalisa,
dan dikuasai oleh perasaannya sendiri.
Ia biasanya menyukai seni dan berbakat seni.
Ia tidak bisa bersahabat dengan semua orang,
tetapi sanggup menjadi sahabat setia untuk beberapa orang
yang disukainya.
Ia rela menderita dan memilih pekerjaan yang menuntut
pengorbanan pribadi yang besar.
Ia lebih pemurung dan suka menarik diri dari orang lain,
kecuali pada saat suasana hatinya sedang meninggi.

Melankolik terkenal sebagai manusia sesitif. Kalau orang kolerik tidak senang dengan hal-hal yang kecil, melankolik adalah sebaliknya. Ia terlalu banyak disibukkan dengan hal-hal kecil yang kadang-kadang tidak pantas untuk dipikirkan. Ia adalah orang yang sulit mengambil keputusan. Seorang wanita yang melankolik akan sulit memberikan respons kepada seorang pria yang menyatakan cinta kepadanya. Ia mampu untuk menggumulinya selama bertahun-tahun untuk sebuah keputusan.

Ia adalah seorang yang berpikir dalam dan analitis. Karenanya ia sangat menghargai karya-karya musik, sastra, seni. Dalam pekerjaan, ia selalu melakukan yang terbaik. Ia tidak akan menerima suatu tanggungjawab apabila yang lain belum juga ia selesaikan. Kalau seorang kolerik, yang penting banyak pekerjaan, bagi melankolik, yang penting selesai dengan sempurna.

Akan tetapi, beda dengan kolerik, ia adalah seorang yang pesimis dan selalu melihat segala sesuatu dari sisi negatif. Orang mengenal dia sebagai Si Pemurung. Setiap hari dilewatinya hanya dengan memikirkan dirinya sendiri. Ia terlalu kuatir akan kehidupannya, makanya ia mudah stres dan depresi.

Terhadap orang lain ia sering mengkritik, kalau ia melihat ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya. Selalu curiga pada hal-hal yang baru, termasuk pada orang lain. Karena itu ia sulit mendapat kawan. Ia terlalu idealis dan teoritis. Karena terlalu banyak pertimbangan, akibatnya untuk mengambil keputusan pun sulit.

Anak sangat sensitif dan berperasaan halus, cenderung pendiam dan tertutup. Namun, ia kurang bisa mengekspresikan perasaannya. Kelebihannya, dalam bekerja anak bertemperamen seperti ini termasuk perfeksionis. Orang tua mesti pandai-pandai menjaga perasaannya. Jangan sampai menyinggung dan membuat hatinya terluka.

Bila ia berbuat salah, tegur dengan halus dan terfokus pada kesalahan yang dilakukannya. Hindari cara-cara kasar, seperti membentak-bentak atau melabelinya dengan predikat negatif, seperti, “Kamu memang nakal!” Hal ini akan membekas pada benaknya dan anak menganggap apa yang dikatakan orang tua merupakan hal yang sesungguhnya, yaitu bahwa dirinya memang anak nakal. Kalau sudah begitu, anak cenderung tambah tertutup.

Namun jika cara penanganannya tepat, dalam arti orang tua selalu menggunakan bahasa yang baik dan halus saat berkomunikasi dengannya, maka anak pun bisa menjalin komunikasi yang terbuka dan merasa dekat dengan orang tua.

Biasanya si melankolis tuh siswa yang baik dan senang belajar, orangnya selalu ingin tahu. Mereka punya ingatan yang kuat dan mampu mengingat hal-hal yang sepele plus punya tata bahasa yang diatur. Melankolis bersifat perfeksionis dan sangat teliti. Nggak gampang ngelupain kesalahan orang lain juga jarang ngasih pujian. la adalah tipe yang analistis, suka berkorban, berbakat, perfeksionis dengan sifat yang sangat sensitive. Tidak ada yang dapat menikmati kesenian murni dari si melankolis. Menurut sifatnya ia cenderung introvert namun karena didominasi perasaan ia cenderung memiliki suasana hati yang beraneka ragam. Kadang-kadang sukacitanya yang luar biasa bakal ngebikinnya jadi lebih ekstrovert. Meskipun demikian, saat lainnya ia akan murung dan tertekan dan pada masa-masa seperti ini ia menarik diri dan menjadi agak antagonis. Dia tuh sahabat yang setia namun nggak mudah ngedapetin sahabat. Orangnya jarang bergerak maju buat nemuin orang-orang, melainkan ngebiarin orang lain nemuin dia. Mungkin di antara semua temperamen, ia yang paling dapat diandalkan karena perfeksionis dan nggak ngizinin buat melalaikan kewajiban. Pengalaman-pengalaman yang ngecewain ngebikinnya jadi enggan buat nerima orang. Jadi ia cenderung bersikap curiga kalo ada orang lain yang perhatian sama dia. Ia dapat mengatasi krisis apapun yang mungkin mungkin muncul. Sekali ia memilih, ia cenderung bersunggguh-sungguh dan tekun dalam memburu sasaran, kemungkinan besar juga bakal nyelesainnya dengan baik. Kalau dilihat dari nilai negatifnya, dia tuh orang yang egois banget plus cenderung negatif thinking.

Orang yang memiliki temperamen melankolik adalah orang yang memiliki kecakapan dan bakat-bakat yang bermutu. Presentase orang jenius yang bertemperamen melankolik jauh lebih tinggi dibanding dengan orang-orang yang bertemperamen lain. Bukti bahwa orang-orang melankolik kaya dengan banyak kemampuan dapat kita lihat dalam kehidupan tokoh-tokoh Alkitab, seperti: Yakub, Salomo, Elia, Yesaya, Daniel, Yehezkiel, Obaja, Yunus, Yohanes Pembaptis, rasul Yohanes, Musa, dll. Bila mereka diberi satu tanggung jawab untuk menyelesaikan satu pekerjaan, mereka akan bekerja keras untuk memenuhi batas waktu dan standar tinggi yang mereka buat sendiri. Oleh karena itu mereka dapat diandalkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu karena mereka adalah orang-orang yang sangat disiplin.

Orang melankolik tidak mudah menjalin tali persahabatan dengan orang lain, tetapi ia akan sangat setia kepada orang-orang yang akrab dengannya. Sifat khas ini membuat orang-orang melankolik sangat berbakti kepada Allah bila mereka sudah dipenuhi oleh Roh Kudus.

Sifat rela berkorban dari orang-orang melankolik membuat mereka sering mengabdikan diri pada pekerjaan yang menuntut banyak pengorbanan diri. Sifat khas ini menjelaskan kenyataan mengapa banyak hamba-hamba Tuhan dan dokter yang bertemperamen melankolik, dan dari antara hamba-hamba Tuhan tersebut banyak yang begitu berbakat di dunia sekuler bersedia meninggalkan semua prestasi yang telah dicapainya dan mengabdi kepada Tuhan Yesus Kristus. Misalnya Musa, sebagai anak angkat puteri Firaun ia menjadi orang kedua sesudah Firaun. Tetapi Musa memilih untuk “menderita sengsara dengan umat Allah” suatu keputusan yang amat rela berkorban (Ibrani 11:24-25). Kalau kita mengamati dengan baik dalam seluruh sejarah hidup Musa, maka kita akan dapat melihat dengan jelas sifat-sifat dari orang yang bertemperamen melankolik yang kuat di dalam diri Musa, bagaimana sifat-sifat tersebut sebelum dia berserah kepada Allah dan bagaimana kuasa Roh Kudus menguatkan setiap kelemahan Musa yang melankolik setelah dia berserah kepada Allah dengan jelas sekali dapat kita baca dalam kitab Keluaran 1-20; 24:9-18; 32-34 dan di dalam kitab Bilangan.

Sifat pembawaan mereka yang perfeksionis (ingin segalanya sempurna), sangat perasa, pemurung, suka mencela/mengkritik, suka menyendiri, pesimistis, cenderung berpusat pada diri sendiri, cenderung mengikuti perasaan hatinya yang berubah-ubah, dan sifat merendah yang berlebih-lebihan membuat mereka menjadi orang-orang yang tidak percaya diri, tidak memiliki keyakinan, sulit menerima pujian, sulit untuk merasa puas atas apa yang mereka lakukan atau orang lain lakukan, sangat larut dengan kesalahan-kesalahannya dan mengabaikan keberhasilannya, suka mencela, mudah tersinggung, sering memendam sakit hati dan dendam untuk jangka waktu yang lama, akibatnya kecakapan dan bakat-bakat mereka yang bermutu tersebut menjadi tidak kelihatan sama sekali.
Sukacita merupakan kebutuhan mutlak bagi setiap orang melankolik untuk menggantikan emosinya yang biasanya murung, dan suka mengeluh. Damai sejahtera dari Roh Kudus merupakan obat kuat bagi orang melankolik, yang perasaannya sangat sensitif, dari kecenderungan mencela, curiga dan dendam. Dan iman akan membuat dia keluar dari rasa tidak percaya dirinya. Orang-orang melankolik, semakin dewasa (kecuali dipenuhi dengan Roh Kudus), ia makin cenderung mengalami suasana hati yang muram, cepat marah, tidak bersukacita, dan tidak mungkin disenangkan. Suasana hati seperti ini menyebabkan ia mudah terserang depresi. Musa, Elia, dan Yunus adalah tiga hamba Allah yang besar yang pernah mengalami depresi sehingga kehilangan semangat untuk hidup dan memohon kepada Allah supaya diizinkan mati (1 Raj 19: Yunus 4:1-3).

Lawan sanguin, tipe melankolik. Selalu skeptis, terus berfikir. Ketika bicara sering mengkritik. Cocoknya ilmuwan ahli tafsir. Para ilmuwan orang terhormat. Banyak ide yang ditulis. Ajaklah selalu saat bermufakat. Supaya lengkap nan empat jenis
3. Tipe kolerik– tipe gerak cepat(Cairan empedu kuning(Choler) – Aktif)

koleris adalah tipe orang yang pekerja
(ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya 

komandan tempur ngebosi)

Kalau mengerjakan sesuatu maka seorang Kolerik akan
menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way).
Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun
maka dia tidak suka menuruti manual tersebut.
Pokoknya sikolerik akan berusaha menyelesaikan
pekerjaan itu sampai tuntas.
Syaratnya harus dengan cara yang diyakininya benar bukan
dengan cara orang lain.
Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan.
Kolerik ini juga senang ngatur orang lain,
tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk
melakukan sesuatu.
Seorang kholeris cenderung aktif, berkemauan keras, dan mandiri.
Ia bisa bersikap tegas dan mudah mengambil keputusan bagi
diri sendiri atau orang lain.
Ia mempe ngaruhi orang lewat ide-ide, rancangan, visi, d
an ambisinya.
Ia tidak mau terlibat dalam kegiatan yang tidak punya tujuan.
Itu sebabnya ia dapat sukses memimpin proyek-proyek besar.
Namun ia lemah dalam hal emosi. Tidak mudah bersimpati
kepada orang lain. Kurang peka.
Cenderung mendominasi dan memakai orang-orang untuk
mencapai tujuannya sendiri.

Seorang yang disebut kolerik biasanya ditandai dengan semangatnya yang berapi-api, cekatan, aktif, mempunyai kemauan keras, mampu untuk mandiri dan berpikir praktis. Ia selalu puas dengan dirinya sendiri, tanpa harus ditentukan orang lain. Ia tidak perlu diajar berpikir positif, sebab ia mudah menanggapi segala sesuatu itu positif. Sikapnya optimis. Di kala semua orang telah menyerah kepada keadaan, orang kolerik tetap memandang kepada masa depan yang penuh harapan. Bagi dia tidak ada langkah menyerah. Hal ini berhubungan dengan sikapnya yang berani, tidak kenal takut.

Karena itu orang kolerik hampir tidak menemukan kesulitan untuk memimpin. Potensi itu sangat besar di dalam dia. Dialah yang sering menyulut massa (agitator). Ia juga dikenal sebagai organisator yang bijaksana, karena ia tidak mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan sendiri.

Namun di balik kemampuan-kemampuanya itu, ia juga seorang yang kejam, sadis, kasar, tidak sensitif atau kurang mengerti perasaan orang lain. Barangkali satu hal yang sulit bagi dia adalah mengasihi orang lain. Karena bagi dia orang lain hanya alat untuk mencapai tujuan-tujuan. Ia selalu melihat dirinya sebagai pusat aktivitasnya dan orang lain harus mendukung tujuan-tujuan dan rencana-rencananya. Ia tidak akan berurusan dengan mereka yang tidak mendukungnya. Tugas dan proyeknya adalah pusat perhatiannya, karena itu ia bukanlah seorang yang mudah bergembira. Sebegitu aktif dan “rajin”nya orang ini, sehingga sulit baginya untuk menyediakan waktu untuk bersaat teduh (membaca Alkitab, berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam waktu-waktu khusus).

Anak terlihat gesit, energik dan nyaris tak pernah diam. Memiliki bakat memimpin, tangguh sekaligus berkemauan keras untuk belajar dan maju. Paling tak suka diatur, punya kemauan sendiri, dan cukup keras. Misalnya, anak tidak mau disuruh mandi, “Dek, ayo mandi sudah siang.”

“Enggak mau, ah, Ma, pengin nonton dulu.”

Nah, kalau dia membantah seperti itu, hendaknya orang tua tidak terpancing marah. Akan lebih bijaksana jika berkata “Ayo, dong, mandi. Mandi pagi itu kan sehat. Lihat, deh teman-temanmu di luar sudah mandi semua.”

Sementara untuk anak yang sudah lebih besar orang tua harus bicara tegas dan konsisten karena untuk menghadapi anak tipe ini orang tua harus tetap memegang kendali atau lebih dominan (perpaduan antara komunikasi terbuka dan satu arah). Kalau tidak, anak bisa berkembang semau-maunya dan jadi susah diatur.

Hal yang harus diwaspadai, anak bertemperamen seperti ini cenderung mengabaikan perasaan orang lain, sulit bertenggang rasa pada usaha dan penderitaan yang tengah dilakukan orang lain, serta tidak suka melihat anak lain merengek. Jadi tak salah bila orang tua mengajarkan nilai empati kepada anak seperti ini. Misalnya untuk anak di bawah 7 tahun, “Kalau Adit ingin mainan Bino, minta baik-baik, jangan direbut. Tuh, lihat Bino, dia jadi sedih.” Sedangkan bagi anak usia di atas 7 tahun, katakan seperti ini, “Coba deh, kalau kamu diejek teman, rasanya kesal bukan? Begitu juga kalau temanmu diejek.”

Dalam study biasanya pintar namun nggak terlalu cemerlang, suka pelajaran yang berorientasi kepada orang kayak pelajaran sejarah, geografi, sastra dan psikologi. Mereka hobi nanya dan cepet ngucapin sesuatu. Cenderung otoriter, keras dan senang merintah. Ia seorang yang panas, cepat, aktif, praktis, berkemauan keras, mandiri, dan sangat independen. Cenderung bersikap tegas dan berpendirian keras. Sifatnya ekstrovert, ia nggak suka terlibat dalam kegiatan yang tidak memiliki tujuan. Hebatnya nih, orangnya nggak gampang bimbang kalo lagi berada dibawah tekanan pemikiran orang lain. Ketetapannya yang mantap ngebuatnya berhasil dalam bidang dimana orang lain gagal. Nggak cenderung menganalisa, tetapi perkiraannya berdasarkan intuisi. Orang kholeris cenderung mandang pada sasaran untuk apa ia kerja tanpa nyadari jebakan dan rintangan yang menghadang di jalan. Suka bersikap dominan dan menjadi bos. Pinter-pinter deh gaul sama dia, selain dingin dalam pergaulan orangnya juga cepat merasa puas, ceroboh, dominan, sarkatis dan cepat marah.

Dari semua temperamen yang ada, orang kolerik adalah seorang yang paling jarang dibelenggu rasa kuatir atau rasa takut, mereka berkemauan keras, mudah emosi, dan cenderung untuk bertindak kasar dan kejam. Pada umumnya orang-orang koleriklah yang berani melakukan pembunuhan, pemerkosaan dan kejahatan lainnya di luar perikemanusiaan.
Sebagian besar dari diktator-diktator dan penjahat-penjahat kejam dunia adalah orang yang bertemperamen kolerik. Mereka hanya memperhatikan kemaunnya sendiri dan biasanya mereka akan semakin keras jika ada orang yang menantang atau menghalangi tindakan-tindakkanya. Karena pendiriannya yang keras, maka sifat permusuhan dan kemarahan terlihat dengan jelas mewarnai sifat orang yang bertemperamen kolerik. Tidak ada orang yang setajam dan sesengit dia dalam berbicara. Namun demikian apabila ia dipenuhi dengan Roh Kudus, maka perkataan-perkataannya akan dibubuhi dengan keramahan dan kebaikan yang digerakkan oleh Roh Kudus, demikian juga dengan tindakan-tindakannya. Mereka serba memaksa dan merasa harus mengubah apa saja yang mereka lihat tidak pada tempatnya, mengoreksi apa saja hal yang tak benar yang diberlakukan terhadap orang yang tidak berdaya.

Namun demikian salah satu sifat yang paling berharga dari si kolerik adalah kemauannya yang keras. jika sifat ini diarahkan kearah yang benar, ia akan menjadi seorang yang sangat berhasil dalam setiap bidang pekerjaan yang dipilihnya. Keberhasilan ini terjadi karana keteguhan hati atau kegigihannya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkannya. Kegigihan yang dipimpin oleh Roh Kudus merupakan salah satu ciri watak yang patut dihargai dari orang Kolerik. Dan sebaliknya, kegigihan yang tidak dipimpin oleh Roh Kudus dari si kolerik akan membuat dia jauh meninggalkan kehendak Tuhan, karena mereka adalah orang yang paling optimis di dunia. Sifat optimis tersebut membuat mereka sangat puas terhadap diri sendiri dan merasa tidak perlu bergantung kepada orang lain atau kepada Tuhan.
Bagi orang-orang kolerik, keputusan-keputusan harus jelas apa tujuan dan kegunaannya. Selain mereka sangat suka mencapai tujuan, mereka juga berkembang karena tantangan. Sesuatu yang dinyatakan mustahil tidak akan melemahkan semangatnya tetapi sebaliknya hal tersebut akan selalu menjadi orang pertama yang mencetuskan gerakan pembaharuan. Jika mereka melihat ketidakadilan, mereka akan segera bergerak untuk bertindak. Keberanian untuk bertindak ini bukan bersumber dari perasaan belas kasihan mereka tetapi karena kesukaan mereka untuk beraksi.
Sifat dasar seorang kolerik adalah tidak berperasaan, keras, sehingga sulit untuk menyatakan kasih. Oleh karena semua sifat dasar ini, maka orang kolerik adalah orang-orang yang lebih membutuhkan sifat-sifat yang dipenuhi oleh Roh Kudus dibandingkan dengan temperamen lain. Seorang kolerik yang dipenuhi oleh Roh Kudus selalu akan dapat menguasai sifat-sifat koleriknya yang buruk. Paulus adalah seorang tokoh Alkitab bertemperamen kolerik yang kuat yang telah diubah oleh Roh Kudus. Paulus yang sangat kejam yang tanpa kenal belas kasihan dengan gigih menganiaya orang-orang percaya (Kis 9:1-2; 22:4), setalah diubahkan oleh Roh Kudus menjadi Paulus yang penuh kasih. Dengan penuh kasih dan gigih dia menguatkan, menghibur, membangun iman orang-orang percaya (Gal 4:9; 2 Kor 12:14; Rom 1:11).

Tipe kolerik, orang bersemangat. Berbakat memimpin, ingin menguasai. Selalu terobsesi menjadi hebat. Itu tak salah, asal sesuai Pekerjaan menguasai sifatnya Tuhan Sebelum diambil agar dipikir Manusia memiliki beragam kelemahan. Sadarkan diri dengan berzikir. Mengingat Allah bila dilupakan. Ditambah diri tak tahu nan Empat
Jadi pemimpin hanya untuk cari makan Alamat tubuh pasti dihujat

4. Tipe flegmatik– tipe lamban(Cairan phlegma – Lambat)

adalah plegmatis, seorang plegmatis adalah tipe orang penonton

(pasrah,tidak suka bertengkar dan nurut saja mana

yang paling mudah)

Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi
semua orang.
Orang plegmatis ini nyaris tidak pernah marah.
Senyumnya tulus.
Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi.
Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar.
Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol
di keramaian.
Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain
apapun itu,meski belum tentu dia mengerjakannya.
Kalau melakukan pekerjaan maka orang plegmatis akan
melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way).
Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.
Seorang phlegmatis hampir tidak pernah marah.
Nampaknya ia tenang dan menyenangkan untuk diajak berteman.
Ia punya pandangan optimis tentang hidup.
Ia menghindari kekerasan dan bisa menjadi pendamai.
Namun ía cenderung pendiam, malu-malu, dan dingin.
Ia tampak tidak begitu bergairah dalam hidup.
Lebih suka menjadi penonton ketimbang terlibat.

Tenang, damai dan baik hati adalah ciri khas orang flegmatik. Orangnya adalah yang paling stabil di antara semua temperamen. Ia seorang yang setia, pendengar yang baik dan bisa mempunyai humor yang menyenangkan. Ia bekerja tanpa adanya suatu tekanan, rapi dan tetap teguh dalam mempertahankan apa yang telah menjadi peraturan. Ia sangat berhati-hati di dalam mengambil tindakan.

Cuma, orang akan merasa kesal dengan orang flegmatik. Ia adalah orang yang sulit bergerak. Pasif adalah ciri khas orang ini. Di saat semua orang panik, ia tenang. Ia kurang percaya pada dirinya sendiri. Dan yang lebih menjengkelkan lagi ialah sikapnya yang suka kompromi.

Dalam kegiatan bersama, ia lebih memilih untuk abstain ketimbang terlibat dalam suatu urusan. Ia tidak begitu antusias dalam segala hal. Kalau semua orang tertawa, ia tidak. Malahan ia sinis, dan suka mengejek. Acuh tak acuh, dan merasa dirinya lebih benar dari orang lain. Sebenarnya ia seorang pemalas dan sukar didorong. Sikapnya sangat tertutup, penakut dan terlalu berhati-hati.

Anak cenderung pendiam sekalipun dalam keadaan sakit, dia tidak banyak bicara. Anak tipe ini juga lebih banyak jadi pengamat dan bila mengerjakan sesuatu selalu tuntas. Terhadap anak dengan temperamen seperti ini, orang tua harus lebih proaktif untuk memancingnya bicara.

Suka nunda dan nganggap santai kerjaan itulah si phlegmatis, baiknya orang kayak gini dikasi kerjaan yang jangka pendek.Orangnya emang tenang, hampir-hampir nggak pernah marah. Punya pribadi yang lebih sabar. Temen kita ini bener-bener tipe orang yang paling mudah diajak gaul. Secara alamiah ia orang yang paling menyenangkan diantara semua temperamen. Aktifitas kehidupannya demikian tenang, dingin lamban, plus seimbang. Hidup baginya kayak sebuah pengalaman yang menyenangkan namun tanpa gairah dimana ia sedapat mungkin menghindari kekerasan. Saking cool-nya sampe-sampe nggak pernah ngerasa gelisah tuh. Karena baik hati dan simpatik, ia jarang ngungkapin perasaannya. Ia punya sifat yang ngedamein orang lain. Tapi jeleknya teman kita ini kurang punya motivasi. Yang lebih bahaya lagi orangnya sukaaa banget nunda-nunda. Ngadepinnya sih stay cool aja deh soalnya selain egois, juga perkataannya nggak bisa kita pegang alias plin-plan yang kadang ngebuat kita rada gerah kalo berada di dekatnya. Selain itu si phlegmatis juga memiliki rasa kekhawatiran yang cukup tinggi.

Orang-orang flegmatik memiliki sifat yang tenang, suka damai, santai, suka melawak dan tidak suka konfrontasi. Sifat-sifat ini membuat mereka disenangi banyak orang. Keinginan mereka untuk berdamai sering lebih besar dari keinginan mereka untuk memiliki apapun. Abraham dengan sangat jelas sekali menunjukkan sifat ini ketika gembala-gembala ternaknya dan gembala-gembala ternak Lot mulai saling bertengkar. Abraham mengusulkan suatu penyelesaian dengan berkata kepada Lot, “Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. Bukanlah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri.” (Kej 13:8-9).

Sama dengan temperamen-temperamen lain yang mempunyai kelemahan di samping kekuatan-kekuatannya, orang yang bertemperamen flegmatik juga mempunyai beberapa kelemahan. Ternyata sifat cinta damai mereka juga mengakibatkan mereka menjadi orang-orang yang pasif dan tidak tegas dalam mengahadapi pertentangan. Dan sifat cinta damai ini juga yang membuat pria yang bertemperamen flegmatik cenderung dikuasai atau menurut kepada isteri-isteri mereka. Abraham seorang tokoh Alkitab yang sangat kuat dengan temperamen flegmatik. Di dalam Alkitab kita bisa melihat dengan jelas ketundukan Abraham kepada Sara, isterinya. Ketika Sara menyuruh Abraham untuk mengambil Hagar hambanya, kemudian atas suruhan Sara, Abraham harus mengusir Hagar dengan Ismail, walaupun Abraham sangat mencintai Ismael.
Selain kelemahan-kelemahan tersebut di atas, orang-orang yang bertemperamen flegmatik juga seorang insisiatif untuk mendorong dirinya, mudah menyerah, sering mengabaikan pekerjaan mereka dengan santainya dan cenderung menjadi keras kepala, kikir, kuatir atau takut. Kelemahan-kelemahan ini membuat mereka enggan memulai suatu kegiatan, dan sebaliknya mencari alasan supaya tidak terlibat dalam kegiatan orang lain, dan ketakutan-ketakutan mereka membuat mereka tidak berani menggunakan potensi yang mereka miliki dengan sepenuhnya.
Namun demikian, bukanlah suatu hal yang mustahil bagi Allah untuk memperkuat kelemahan-kelemahan dari orang-orang flegmatik ini. Dalam Kejadian 12 dengan jelas kita dapat melihat sifat penakut dari Abraham, namun dalam Kejadian 22 kita menemukan Abraham yang sama yang tidak memiliki rasa takut tetapi memiliki iman yang teguh kepada Allah (Ibrani 11:17-19).

Tipe flegmatik, sikapnya lentur. Agak penakut, bersikap praktis. Semua orang dia akur. Saat berbicara selalu diplomatis.

Advertisements

About Syaifchenko

just an ordinary boy who want be an unique boy.

Discussion

No comments yet.

Tuliskan Komentar Anda di sini.. :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: